http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=533&Itemid=163
Memiliki tubuh yang langsing biasanya merupakan impian wanita masa kini. Demikian halnya yang terjadi pada saudara mom satu ini. Beliau menceritakan bahwa saudaranya bahkan bersedia hanya mengkonsumsi buah buahan hanya untuk mencapai target langsing singset. “Saudara saya itu gampang gemuk dan susah kurus. Malah menurut dia, yang membuat dia bisa kurus hanya bila tidak makan dan hal ini membuatnya lemas. Padahal kerjanya ya otak dan fisik” tulisnya. Segala macam metode diet juga telah dicoba, namun malah menghasilkan yoyo effect. ” Sekarang ia menanyakan tentan obat penurun berat badan, katanya capek diet, olahraga tidak ada waktu karena sibuk dengan pekerjaannya. Ada yang pernah mencoba obat pelangsing pulung bintang bidadari moms?” tutup mom ini dalam postingannya.
Menurut mom berputra/i dua ini, obat keluaran sinshe tersebut tidak akan selalu manjur pada setiap orang ” Obat diabetes dari sinshe tersebut memang cocol pada salah satu rekan saya, namun saat saya dikirimi obat yang serupa malah menimbulkan diare berkepanjangan pada saya”. Perbedaan reaksi tubuh ini mungkin dipengaruhi oleh metabolisme masing masing tubuh yang sifatnya individualistik. Menjawab tentang pertanyaan mengapa seseorang walaupun mengkonsumsi makanan sedikit namun mudah naik berat badannya, beliau berpendapat bahwa hal ini pun juga tergantung metabolisme tubuh yang ada. ” Coba pola makannya diperbaiki, minum diperbanyak saat pagi hari. Memang resikonya akan mudah pipis. Atau dapat juga dicoba saran agar berhenti makan di atas jam 6 malam” saran mom tersebut dalam akhir postingannya.
Penggunaan program WRP untuk menurunkan BB adalah saran mom yang lain ” Namun harus tetap berolahraga minimal satu kali dalam seminggu, bahkan hasilnya akan optimal bila dilakukan tiga kali dalam seminggu”. Menurut beliau, setelah mengikuti program WRP maka berat badannya dapat turun. Namun beberapa bulan belakangan ia memutuskan untuk berhenti menjalankan program karena beliau tak dapat meneruskan pengkonsumsian susunya yang membuat dirinya mual.
Mom satu ini bahkan menceritakan beberapa upayanya dalam berusaha menurunkan BB setelah operasi. Segala upaya yang dilakukan seperti meminum jamu, obat pelangsing, minum WRP hingga krem pelangsing malah membuat dirinya terserang penyakit maag yang cukup parah. Setelah peristiwa itu, beliau memutuskan “stop” dari usaha menurunkan BB dan membiarkan BB nya naik hingga 95 kg. Turunnya BB beliau bahkan terjadi karena tindakan yang tidak diniatkan, yaitu turut berolahraga hanya sekedar untuk menemani sahabat karibnya.
Selain menceritakan pengalaman pribadinya, beliau pun membagi pengalaman temannya yang mengkonsumi obat pelangsing merk Merit. Memang terbukti BB temannya turun dari 120 kg hingga 60 kg, namun tercapainya tujuan ini harus dibayar mahal karena temannya terkena gagal ginjal dan meninggal dalam usia muda. ” Jadi terserah masing masing saja. Kalau saya menyarankan agar rajin berolah raga dan hindari stress. Buat saya itu lebih sehat. Bila menggunakani obat atau diet makanan secara gila-gilaan sepertinya akan berefek samping yang mungkin akan membahayakan di kemudian hari. Kalau memang berat badan tidak dapat turun, mungkin itu menandakan perlunya berkonsultasi pada ahli gizi atau dokter. Badan kan tidak perlu sempurna, yang terpenting dapat tercapai kondisi sehat, luar dalam. Sehat itu mahal sekali harganya” demikian pesan penutup mom satu ini.
“Penurunan BB hanya dapat tercapai dengan disiplin yang tinggi, kesabaran dan ketabahan” ungkap mom yang lain. Pengalaman buruk menggunakan obat pelangsing dan teh pelangsing yang malah membuat dirinya terkena infeksi kandung kemih (yang bila dibiarkan bisa ke arah gagal ginjal) membuat dirinya memutuskan metode dietnya selama ini. Usaha penurunan BB seterusnya hanya dilakukan melalui pengaturan pola makan dan berolahraga teratur. Mengkonsumsi makanan besar tetap ia lakukan selama tiga kali dengan diselingi dua kali cemilan di antaranya, namun tentu tetap diperhatikan kuantitas dan jenisnya. Bila beliau tidak sempat pergi ke tempat gymnastik, ia tetap jogging atau melakukan senam melalui petunjuk VCD.
Menurutnya, untuk menurunkan dan menjaga BB harus dilakukan pembakaran kalori minimal selama 30 menit yang dilakukan tiga kali dalam seminggu. Bila hal ini rutin dilakukan, maka penurunan BB 1 kg dalam satu bulan kemungkinan dapat diraih. “Saudara saya ada yang menggunakan metode akupuntur dan lumayan berhasil. Namun menurut akupunturnya, ia hanya membantu, keberhasilannya sendiri tergantung disiplin yang dilakukan” tulis beliau.
Mau langsing? Nah menurut mom satu ini yang terpenting adalah menjaga makanan. Dokternya pernah menginformasikan bahwa bila asupan energi minimal (melalui diet gila gilaan), maka akan membuat pembuluh pembuluh darah kekurangan zat zat penting untuk melenturkan pembuluh tersebut sehingga aliran darahnya dapat tidak lancar. Karenanya penting sekali untuk tetap mengkonsumi makan tiga kali sehari dengan dua kali snack. Yang perlu diperhatikan adalah kuantitas karbohidratnya dikurangi “Makan dengan porsi nasi sedikit dengan semangkuk sayur dan sekerat kecil daging atau ikan plus sepotong kecil tempe atau tahu. Usahakan jangan sering mengkonsumsi goreng-gorengan. Kukus dan rebus lebih baik. Ikan pepes misalnya. Cemilan juga buah saja. Bila buahnya besar, makan setengahnya. Yang juga penting, stop konsumsi mie, coklat , tart dan makanan berkalori tinggi serta jangan lupa minum 3 liter dalam sehari” demikian beberapa tips yang ia sampaikan. Olahraga juga merupakan satu keharusan. Olahraga yang dimaksud di sini adalah olahraga rutin dengan porsi waktu yang tetap yaitu 30-60 menit dalam satu kali waktu olahraga dan dilakukan selama 3-4 kali dalam seminggu. Bila semua tips itu dilakukan, mom ini meyakinkan bahwa penurunan BB akan tercapai, walau mungkin tidak drastis.
Mom yang sedang merantau ini menceritakan tentang tendensi kenaikan BB nya setelah bermukim di negeri orang. Kenaikan BB yang konstan akhirnya membuat dirinya memutuskan untuk mencari penyebab kenaikan BB dan berusaha mencari aktivitas antisipasinya. Setelah diselidiki, kebiasaan menghabiskan segala makanan sisa dan sarapan dengan kategori makanan BB adalah penyebab drastisnya kenaikan BB beliau. Berdasarkan artikel yang mengajurkan agar sarapan pagi terdiri dari bahan makanan yang mudah diserap tubuh, beliau mengganti kebiasaan sarapan paginya selama ini. Buah, khususnya apel yang konon mengandung banyak antioksidan menjadi pilihannya. Ternyata upaya yang dilakukan tidak sia sia, dalam beberapa minggu BB nya dapat turun ke berat badan semula. Selain pengaturan pola makan, pola hidup aktif semisal dengan rutin bersepeda dan melakukan senam BL, beliau yakini sebagai faktor yang menentukan pula keberhasilan turunnya BB dirinya.
Penggunaan Xenical adalah saran dari mom yang lain. Berdasarkan pengalamannya, penggunaan obat tersebut dapat menurunkan 6 kg BB nya dalam waktu 3 bulan. Kerja obat tersebut ada di lokal usus/lambung sehingga timbulnya Jo Jo Effect teramat kecil. Xenical menghambat penyerapan lemak namun efeknya BAB pengkonsumsi akan berminyak. “Setahu saya, xenical adalah obat resmi yang dianjurkan dokter sehingga cukup aman” ungkapnya. Efek penurunan BB akan optimal bila dikombinasikan dengan food combining.
“Saya sih tidak pernah mencoba obat langsing takut bila memiliki efek yang yang buruk terhadap rahim” tulis mom ini. Saat ini beliau menggunakan metode suntik vitamin C pada bagian yang berlemak pada salah satu dokter. Disamping pemberian suntik vitamin C, biasanya pasien juga diberikan obat dan petunjuk pengaturan makan. Diet yang dilakukan biasanya adalah pengkonsumsian roti saja pada saat sarapan, nasi + sayur saat makan siang dan buah untuk makan malam. Satu hal yang penting dilakukan selama terapi suntik vitamin C ini adalah pengkonsumsian cairan yang banyak agar kerja ginjal tidak terbebani.
Buat mom satu ini, pengkonsumsian obat pelangsing belum menjadi pilihan karena ia mengkhawatirkan efek buruk pada ginjal yang mungkin terjadi. Namun beliau menceritakan tentang pengalaman temannya yang berhasil menurunkan BB nya dengan menggunakan metode wrapping. Metode Wrapping adalah metode penurunan BB dengan menggunakan lotion khusus yang dioleskan pada bagian yang ingin diperkecil. Setelah lotion diusapkan pada daerah tujuan, bagian tersebut di wrap dengan plastik wrapping. Lotion ini gunanya adalah untuk melancarkan peredaran daran dan memperbaiki sistem metabolisme tubuh. Efek dari perbaikan metabolisme tubuh adalah pengurangan jumlah lemak tubuh dan perbaikan jaringan kulit. Keseluruhan metode itu dapat dilakukan di rumah sambil tetap dapat beraktivitas seperti biasa dengan mengkonsumsi normal porsi makanan seperti biasa. (WRM/DaI)
Bila buah hati mommies selalu pilek dan tiap kali “meler”, apa yang mommies lakukan?. Pertanyaan serupa diajukan oleh mom anggota milist We R Mommies ini dalam postingannya terdahulu. Beliau menceritakan sudah beberapa hari ini buah hatinya masuk dalam kategori serupa (baca: selalu pilek dan “meler”). Hingga saat ini beliau belum mencari pertolongan medis melainkan hanya melakukan perlakuan tradisional seperti pemberian air minum putih hangat. “Makan dan minumnya sih masih tetap biasa. Namun kasihan saja melihat hidungnya yang selalu ‘meler’. Apalagi anak saya paling tidak menyukai bila kami membersihkan hidungnya, apa ya tips yang lain?” tanya beliau di akhir postingannya.
Tips pertama datang dari mom yang membagi pengalaman saat si kecilnya mengalami pilek. “Letakkan seember air panas yang dicampur dengan minyak kayu putih di sudut kamar. Lalu tutup semua pintu dan jendela rapat rapat serta matikan AC. Dengan kondisi demikian, timbul udara lembab, dan biarkan anak menghirup udara yang lembab tersebut” tulis mom satu ini. Beliau pun juga menyarankan untuk mengoleskan minyak telon yang dicampur dengan bumbu rempah pala bubuk di bagian atas hidung antar dua alis. Biasanya si kecil akan langsung tertidur pulas dan gejala hidung mampetnya akan menghilang setelah diberi “treatment” tersebut. “Seringnya dijemur pada saat matahari pagi juga akan membantu meringankan keluhan tersebut” ujar mom ini menutup tips dan trick dalam postingannya.
“Sudah pernah mencoba pijat meridian untuk pilek?” tanya mom satu ini dalam awal tanggapan tema pilek dan hidung tersumbat. Menurut beliau ada beberapa titik di wajah yang langsung berhubungan dengan saluran pernafasan. Karenanya perlakukan pijat meridian akan membantu sekali meringankan keluhan pilek dan hidung tersumbat. Pijat metode ini juga dapat diterapkan pada anak dan bayi dengan memperhatikan tekanan saat memijat. Bagi beliau, perlakuan tradisional lebih disukai karena tidak merepotkan anak dan terhindar dari keharusan sang anak meminum obat ini itu hasil resep dokter.
Pembaluran dada dan punggung dengan transfulmin for baby adalah saran selanjutnya yang di sampaikan oleh mom berputri satu ini. Hal yang harus diperhatikan saat pembaluran adalah transfulmin yang di oleskan pada kulit hendaknya cukup merata dengan tekanan tangan yang cukup kuat.
Menurut mom yang lain, hal hal yang dapat dilakukan saat si kecil pilek dan hidungnya tersumbat adalah sebagai berikut:
1. Penyediaan baik berisi air panas yang diteteskan minyak kayu putih agar uap airnya dapat dihirup oleh si kecil.
2. Penggunaan termos listrik yang transparant dapat juga digunakan untuk mengganti cara pertama, namun perhatikan agar isi air dalam termos selalu terjamin ada.
3. Pengolesan balsem transfulmin di bagian dada, depan hidung dengan kuantitas yang tidak terlalu banyak.
4. Usahakan posisi tidur si kecil sedemikian rupa dengan bagian kepala lebih tinggi dibandingkan bagian tubuh yang lain.
5. Bila demam timbul, buatkan parutan bawang merah yang dicampur dengan minyak telon, kemudian balur di beberapa bagian tubuh yang panas.
6. Oleskan diantara dua alis campuran minyak telon dan bubuk pala. (WRM/DaI)
http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=523&Itemid=164
Stok ikan asin sedang berlimpah di rumah mommies?. Nah, agar si ikan asin tidak hanya digoreng saja, silakan coba beberapa resep di bawah ini hasil urun saran dari para mommies di milist We R Mommies.
Ikan Asin Jahe Tomat ala Mama Ais
Bahan:
-ikan asin
-bawang merah 5 siung, bwg putih 2 siung , cabe rawit beberapa buah : semua dihaluskan.
-cabe hijau diiris kasar
-daun salam 2 lembar
-jahe seruas dipipihkan
-tomat.
Cara Membuat:
-ikan asin dicuci, goreng
-tumis bumbu halus, masukkan irisan tomat
-setelah layu, masukkan cabe ijo iris,jahe, daun salam
-tambahkan garam sedikit aja
-terakhir masukkan ikan asin
-bila ingin lembut, gunakan air sedikit dan biarkan sampe air meresap
-masak dengan api kecil
-angkat bila sudah matang
Ikan Asin Cabe Paprika ala Mom Sita
I.
Goreng ikan asin setengah matang untuk nanti dicampur dengan bumbunya. Bawang putih iris tipis, bawang bombay iris tipis, kecap inggris, sedikit saos
tomat untuk rasa asam, cabe hijau besar iris miring, paprika hijau iris tipis panjang. Tumis sampai wangi dengan minyak goreng biasa tapi tambahkan blue band dan sedikit air biar nggak gosong.Campurkan ikan asin ke bumbu tadi
II.
Ikan asing goreng setengah matang dicampur bumbu:bawang putih iris tipis, bawang bombay iris tipis. Mangga setengah matang iris tipis panjang, gula jawa
sedikit paprika hijau/merah iris tipis, tumis seperti diatas.
Ikan Asin Cabe Tomat ala Mom Dea
Bahan:
-Bawang merah (dirajang)
-Bawang putih (dirajang)
-Cabe hijau keriting (diiris tipis)
-Cabe rawit (diiris)
-Tomat (dipotong kecil-kecil)
-Daun jeruk
-Gula-garam
-Minyak goreng
Cara Membuat:
-panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum
-kemudian masukkan cabe yang sudah diiris, tunggu hingga setengah matang
-masukkan tomat yang telah potong kecil, masukkan daun salam, gula-garam.
-setelah masak *kalo aku ada dua cara*
(a) Siram bumbu ke atas ikan asin yang sudah digoreng, atau
(b) Masukkan ikan asin ke dalam bumbu, aduk sebentar, kemudian angkat.
Ikan asin digoreng kemudian dimakan dengan sambal nanas atau sambal gandaria juga menjanjikan rasa yang nikmat.
Ikan Asin Santan ala Mom Inong
Bahan:
-ikan asin, digoreng dulu
-bumbu iris: bawang merah, bawang putih, cabe ijo, tomat ijo
-laos seiris, geprek
-santan
-garam secukupnya
-merica
-gula pasir
Cara Membuat:
-tumis bawang merah, bawang putih, sampe wangi
-masukkan cabe ijo, laos dan tomat ijo,
-masukkan ikan asin,
-aduk rata, masukkan garam, merica dan gula
-terakhir masukkan santan,
-aduk rata sampai mendidih
hidangkan dengan nasi hangat.
Ikan Asin Petai Aroma Oliven ala Mom *)In
Bahan:
-Bawang merah (diiris tipis)/Bawang bombay
-Bawang putih (diiris tipis)
-Cabe hijau keriting (diiris tipis)
-Cabe rawit (diiris tipis)
-Cabe Merah (diiris tipis)
-Tomat (dipotong kecil-kecil)
-Beberapa lembar petai (utuh atau dibagi dua per petai)
-Daun bawang (diiris tipis, bila berkenan)
-Gula-garam
-Minyak Oliven
Cara Membuat:
-panaskan minyak oliven, tumis bawang merah/bawang bombay dan bawang putih hingga harum
-masukkan cabe-cabean yang sudah diiris, tunggu hingga setengah matang
-masukkan ikan asin dan petai
-masukkan tomat yang telah di potong kecil, daun bawan dan gula -garam
-angkat bila sudah matang. (WRM/DaI)
http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=512&Itemid=163
Bila buah hati mommies sedang demam hingga 38 derajat celcius, tindakan apa yang mommies lakukan?. Pergi ke dokterkah? Membeli obat penurun panaskah? atau menunggu hingga demam reda dengan keyakinan bahwa demam adalah reaksi normal tubuh untuk bertahan terhadap serangan “asing” ke dalam tubuh. Pengalaman serupa dialami oleh mom berputra satu ini. Melalui milist We R Mommies, beliau menceritakan kejadian demam yang baru saja menimpa putra kecilnya. ” Saat aku pulang kantor, anakku panas dan rewel, mulanya kupikir hanya kecapean saja. Saat malam hari ia demam hingga 38,5 C karenanya aku berikan kompres dan paracetamol. Mulanya aku sih ingin menunggu kondisi lanjutnya, baru di putuskan ke dokter apa saja” tulis mom ini. Namun karena terlalu banyak campur tangan pendapat dari keluarga yang lain, maka diputuskan untuk segera berkonsultas ke dokter.
Menurut dokter, putranya mengalami radang tenggorokan dan butuh antibiotik untuk menyembuhkannya. “Aku sebenarnya saat berkonsultasi sempat mengeluarkan ilmu dari milist yang mengatakan bahwa bila infeksi disebabkan karena virus, maka antibiotik tidak diperlukan. Namun sang dokter tetap bersikeras penyebab radang ini dari bakteri” cerita beliau. Oleh DSA tersebut, putranya diresepkan antibiotik, sirup turun panas dan vitamin musofil untuk menambah nafsu makan. ” Bingung jadinya, baiknya diberikan atau tidak ya. Pemberian antibotik sepertinya tidak perlu, lagi juga panasnya sudah turun ke 37,5 C. Anakku juga masih mau makan, kok masih diberikan obat penambah nafsu makan ya?” tanya mom satu ini di akhir postingan beliau.
Tanggapan pertama datang dari mom berputri satu ini. Beliau berpendapat bahwa saat demam sudah mencapai 38,5 derajat celcius dan pemberian obat turun panas di suhu tersebut tidak menunjukkan hasil, maka saat itulah sang anak perlu di bawa ke dokter. Bila panas yang muncul kurang dari 37 derajat celcius, maka pertolongan pertama yang baik dilakukan adalah melakukan kompres dan pemberian air putih yang lebih banyak.
“Bila suhu tubuhnya tidak lebih dari 38 derajat, sebenarnya anak tidak butuh antibiotik dan penurun panas sebenarnya” demikian tulis mom satu yang berprofesi dokter ini. Pemberian vitamin pun rasanya berlebihan bila sang anak ritme makannya tidak begitu terganggu. Beliau pun menceritakan bahwa saat ia menulis artikel tentang demam, ia mendapatkan sumber dari penelitian WHO. WHO sendiri menemukan dari hasil penelitiannya bahwa keyakinan untuk menggunakan obat penurun panas bila anak panas sudah terlalu kuat tertanam dalam benak masyarakat. Karenanya tak heran bila sulit untuk merubah pandangan tersebut. Aturan yang dianjurkan saat menghadapi demam pada anak sebenarnya universal : obat penurun panas diberikan saat demam anak sudah mencapai 40 derajat celcius. “Namun mungkin karena alasan sudah terlalu kuat tertanam, maka diturunkan menjadi 39 derajat, bahkan AAP mentolerir hingga 38,5 derajat” ujar mom berputra dua ini mengakhiri tanggapan tentang tema ini. (WRM/DaI)
http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=503&Itemid=164
Bila melakukan SMS ke luar negeri, apakah dapat langsung diterima atau terdapat delay?
Penerimaan SMS amat tergantung dari on dan off telpon penerima. Kadang juga tergantung dari saluran yang ada. Pada kota dimana jaringan terhadapat satu produk tidak ada, maka terdapat roaming, tidak dapat langsung dikirimkan. Kadang message nya pun menunggu sampai terdapat jaringan. Selain itu juga tergantung dari penerima di LN apakah dapat menerima SMS dari luar negeri karena masing masing negara memakai sistem yang berbeda (contoh: di indonesia digunakan GSM, di Amerika yang menggunakan GSM hanya AT & T, T-Mobil dll).
Di beberapa tempat di LN, delay message juga dapat terjadi walaupun operator dalam negeri mengatakan bahwa message telah terkirim. Terlebih pada daerah kecil dimana signal HP pun lemah, maka peluang message tidak sampai akan semakin besar.Karenanya dapat disimpulkan bahwa urusan SMS benar benar tergantung dari operator pengirim dan penerima. Sehingga mungkin saja terjadi operator X di indonesia ke operator Y di LN terjadi delay, namun operator X di indonesia ke operator Z di LN tidak terjadi delay.
Tanggal dan Jam SMS yang diterima dari LN itu menunjukka jam kirim waktu setempat (LN) atau jam terima waktu indonesia?
Stamp waktu SMS yang diterima adalah stamp waktu yang mengirim (LN), bukan yang menerima.
Buat Mom yang menggunakan FS (Friendster), di sana ada keterangan waktu “Last Login”, apakah itu valid?. Bila di Yahoo Messenger kita tutup tapi tidak melakukan “Sign Out” kan tetap terlihat on line. Apakah hal yang sama berlaku di FS?
Waktu log in sebenarnya valid, namun itu US time sehingga tanggalnya terlambat satu hari dari indonesia. Bahkan ada orang orang dapat men-set komputernya itu selalu on sehingga akan nampak selalu on pada YM, FS ataupun Mulitply walau si pemakai tidak sedang berada di depan komputer.(WRM/DAI)
http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=504&Itemid=165
Pilih Food Processor atau Chopper?. Nah bila mommies masih bingung memilih yang mana, maka mommies tidak sendirian. Salah satu mom di milist We R Mommies pun menanyakan hal serupa, khususnya letak perbedaan fungsi kedua jenis alat tersebut. “Kalau kita tidak memiliki food processor bisa tidak ya digantikan dengan chopper (ataupun sebaliknya)? Lalu kegunaannya lebih banyak dimiliki oleh food processor atau chopper” tulis mom ini yang meminta saran dan masukand dari para mommies di milist WRM. Tanggapan dari para mommies? Yuk kita simak pendapat mereka di milist.
“Bila dilihat dari fungsi dan kemampuan, saya anjurkan untuk membeli food processor dengan alasan karena ia lebih berguna dibandingkan chopper” saran mom satu ini. Menurut beliau, chopper hanya berfungsi untuk merobek robek dan menghancurkan bahan makanan tidak sampai halus. Sedangkan Food Processor dengan kualitas prima dapat digunakan untuk mengancurkan bahan makanan bahkan hingga halus.
Pendapat senada datang dari mom yang bermukim di usa. Beliau menceritakan bahwa saat ia bermukim di Sydney, ia pernah membeli satu alat chopper yang fungsinya hanya untuk memotong motong. Berbeda dengan food processor yang hampir bisa digunakan untuk semua tingkat kehalusan/kekasaran. ” Kalau di Sydney dulu mata pisau dan bowl-nya bisa diganti banyak sekali bahkan bisa untuk segala jenis. Memang jadinya kurang praktis karena kardusnya jadi besar ” cerita beliau. Saat ini, beliau memiliki jenis food processor produksi Cuisinart. Alat tersebut dapat digunakan slicing, shredding, mixing, pulse dll. Untuk spice grinder, di US biasanya dijual sendiri dengan bentuk seperti gelas kecil, namun mungkin bisa berbeda di tiap-tiap negara.
“Memang bila dilihat dari kegunaan, food processor lebih lengkap. Tapi kalau butuh untuk hasil sedikit, kesannya kurang praktis. Dan seperti yang saya katakan, bulky banget. Mencucinya repot (walaupun dimasukin di dishwasher sepertinya tetep bulky); Menyimpannya di pantry butuh banyak tempat. Apalagi bila melihat appliancesnya, rasanya semua dibutuhkan dan ingin dibeli” ungkap mom tersebut. Untuk menguleni adonan, mom ini tidak berani menggunakan food processor melainkan bread machine yang memang khusus untuk membuat roti. Penggunaan stand mixer dengan hool untuk menguleni adonan dengan kualitas cukup baik juga membantu. Untuk mencapur minuman (bikin juice, milkshake, etc) mom ini biasa menggunakan blender, mengingat pada blender terdapat blade khusus untuk crushing ice sehingga benar benar dapat tercampur rata dan halus.
Tanggapan terakhir datang dari mom ini. Menurut beliau chooper itu biasanya dijual satu set dengan blender. Bila kita membeli blender biasanya terdapat alat untuk membuat jus gelas besar berikut gelas kecilnya. Bagian yang berbentuk gelas kecil ini biasanya disebut chooper. Gelas kecil ini digunakan untuk menggiling biji-bijian atau bahan yang kering-kering. Beliau sendiri biasa menggunakan chopper tersebut untuk keperluan menghaluskan merica atau ketumbar. Untuk food processor, jauh lebih lengkap gunanya: dari mengiris bawang, timun, atau sayuran lainnya hingga menggiling daging atau menghaluskan jenis
sayuran tertentu.
Menurut info mom satu ini, food processor di indonesia yang memiliki kualitas cukup baik adalah produk dengan merk dagang National. Bahkan di beberapa model keluaran National juga dilengkapi dengan alat pembuat adonan roti, harganya pun biasanya lebih mahal. “Untuk food processor, di beberapa jenis tidak bisa digunakan untuk membuat jus, demikian juga sebaliknya. Namun bila food processor nya bagus dan lengkap, maka hampir semuanya dapat dilakukan” demikian info terakhir yang disampaikan oleh mom satu ini. (WRM/DAI)
http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=496&Itemid=157
“Suami saya dapat hadiah dari temannya, sebuah nintendo DS. Nah rencananya ingin diberikan pada anak kami (5 th), kemudian dicarikan game yang edukatif. Tapi saya kok belum sreg saja” tulis mom ini mengawali postingannya di milis We R Mommies. Menurut beliau, usia putranya masih terlalu muda untuk berkenalan dengan teknologi game seperti nintendo dan khawatirnya malah kecanduan. Karenanya beliau menanyakan pendapat mommies di WRM berkaitan dengan permainan game pada anak anak.
Tanggapan pertama datang dari seorang Mom berputra satu (6 th) yang bermukim di Amerika. Beliau dengan tegas menyatakan bahwa bila kasus itu menimpa dirinya, maka jawabannya jelas: tidak ada tempat untuk permainan semacam nintendo di rumahnya !. “Kalau komputer sejak awal saya tanamkan ke putra saya bahwa ini merupakan workstation. Komputer bukan hanya sekadar tempat main game. Dari komputer ia bisa berkirim e-mail, mengirim foto, mengirim hasil gambar, memprint hasil kerjaannya, hasil fotonya serta untuk mencari sesuatu jawaban atas keingintahuannya (dari mulai soal dinosaurus sampai solar system)” tulisnya. Menurut beliau, Nintendo player nya memang didesain khusus untuk game saja. Isi yang lainpun (edukatif maupun yang sifatnya game) ia rasakan hanya setengah setengah “bahkan yg ekstrim kok kayaknya menipu, setidaknya itu menurut saya”.
“Rasanya saya dulu juga gitu deh, berusaha selama mungkin mencegah agar si buyungku jangan sampai ‘dijajah’ ama gameboy. Masalah prinsip juga sih” tulis mom yang lain di awal tanggapan tentang tema diskusi game. Namun ketika usia 6 tahun, putranya mulai diajak oleh teman temannya main ke rumah mereka untuk bermain gameboy. Akhirnya saat mom ini mendapat bonus dari kantor, mereka memutuskan untuk membeli gameboy yang sudah lama putranya idam idamkan. Pada saat yang sama beliau membuat kesepakatan dengan putranya tentang perjanjian dan persyaratan bermain gameboy yang harus putranya penuhi. ” Ia boleh nonton tv, main game di komputer, sekarang ditambah dengan gameboy, (tetap) maksimal 1 jam sehari” satu syarat yang harus putranya penuhi.
Namun yang namanya permainan baru, tetap pada hari hari pertama waktu satu jam putranya hanya dihabiskan untuk bermain gameboy. Tapi akhirnya hal ini bergeser dengan sendirinya. Menurutnya, yang lebih sulit adalah menjaga peraturan agar persyaratan yang kita ajukan tadi terpenuhi semisal karena rasa iba atau kita sibuk dengan hal lain sehingga kita lupa waktu. Saat ini putranya telah berusia 9,5 th dan sejak 1,5 tahun lalu arena permainan elektroniknya telah bertambah dengan PS2. Kejadian yang sama pun berulang: ada perjanjian sebelum game baru digunakan. Hingga kini peraturan yang dibuat masih konsekuen dijalani seoptimal mungkin. Sejak PS2 hadir di rumah mereka maka putranya sendirilah yang menghitung alokasi penggunaan waktunya. ” Ide suami bikin perjanjian dengan anak untuk mengatur waktu dan gamenya rasanya sih bagus. Tapi pengawasannya itu tadi lho, siapa dan bagaimana upaya pengawasannya. Mengikuti peraturan secara konsekuen, apalagi kita sendiri yang membuat, mengartikan bahwa kita harus ikut menepatinya. Nah itu yang perlu sekali dipikirkan!” ulas mom ini mengakhiri postingannya.
Seorang mom yang kebetulan bekerja di bidang yang ada hubungannya dengan game juga menyarankan untuk menunda pemberian Nintendo DS pada anak balita mengingat game game Nintendo DS belum banyak yang mengandung unsur edukatif. “Menurutku juga nih anak umur 5 tahun kan belum dapat dikasih tanggung jawab untuk membatasi berapa lama ia bermain, kecuali bila ada orang yg benar benar strik mengawasi. Yang saya takutkan juga, anak seusia itu kan emosinya belum matang ya. Nanti dia malah kepikiran terus dengan game-gamenya dibanding hal-hal lain” pendapat mom satu ini. Beliau lebih menyetujui permainan berupa software software edukatif untuk komputer, walaupun pembatasan waktu tetap berlaku. Hal ini perlu dilakukan mengingat game ataupun yang bentuknya edukatif pasti menimbulkan rasa penasaran, dan akhirnya bila tidak ada campur tangan “pembatasan waktu” akan menjadi candu yang tak terkendali. “Bukan berarti saya anti game loh ya. Banyak sekali unsur-unsur positif dari game, seperti mengasah kemampuan analisa, kerja sama dll. Tapi ya itu pemilihan game harus selektif, disesuaikan dengan umurnya. Karena tiap game sebenarnya sudah memiliki rating sendiri (kecuali game bajakan yang memang sudah tak jelas ratingnya” tulis mom ini menutup diskusi tentang tema permainan game pada balita. (WRM/DAI)
http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=485&Itemid=158
Mulai umur berapa sebaiknya anak mulai makan makanan yang dipisah pisah (sayur sendiri, lauk sendiri, nasi sendiri)? Pertanyaan ini ditanyakan oleh seorang mommies anggota milist We R Mommies beberapa saat yang lalu. Selain itu beliau pun ingin mengetahui lebih lanjut cara pembuatan resep resep sop seperti sop wortel. sop kacang merah dan jenis sop lainnya “apa sih yang harus diperhatikan?”.
Tanggapan pertama datang dari seorang mommies yang menceritakan pengalaman cara pengenalan makanan tambahan pada putrinya. Metode pengenalan makanan yang ia jalankan adalah sbb:
1. Pengenalan bubur nasi dari beras putih atau beras merah pada bulan ke enam usia anak. Dimasak hanya sedikit (kira kira 1 sdm), kemudian setelah masak bubur nasinya disaring. Setelah beberapa saat, porsinya ditambah menjai 2 sdm, 3 sdm dst. Semakin lama kekentalan bubur semakin ditambah. Bubur nasi tersebut beliau berikan pada pagi hari. Namun menurut info yang pernah ia baca, pengenalan makanan baru baik dilakukan pada saat malam hari.
2. Pada bulan ketujuh, anak mulai dikenalkan makanan lain: kentang, buah, sayur, tahu, tempe dll. Untuk mengenalkan satu makanan baru, biasanya makanan tersebut diberikan beberapa hari terus menerus agar si anak kenal akan rasa makanan barunya. Pada awalnya semuanya diberikan secara terpisah. Bila digabung, biasanya ia sertakan pula makanan yang telah putrinya kenal. Semua bahan tersebut melalui proses penyaringan manual dengan saringan. Saat itu putrinya sudah makan tiga kali sehari.
3. Pengenalan bubur yang tidak disaring dimulai di usia 8 bulan. Semua makanan dipotong dengan ukuran kecil kecil. Beliau mengatakan, pada periode ini ia menggunakan slow cooker, jadi semua makanan-termasuk sayur- menjadi empuk sekali. Pada usia ini, putrinya sudah makan 5 kali sehari termasuk snack.
4. Pada bulan ke sembilan, baru dikenalkan protein hewani. Cara pemasakannya juga dicampur, namun bentuk aslinya masih terlihat.
Menanggapi “makan terpisah” beliau menuliskan “Mungkin maksud yang terpisah-pisah itu, semua masih ada bentuk aslinya. Jadi anak dikenalkan dengan tekstur makanan sehingga mereka tidak malas mengunyah. Karena yang dikhawatirkan bila kita terlambat memperkenalkan makanan kasar, pertumbuhan rahang akan menjadi terhambat”.
“Kalau masak sop-sopan, biasanya semua bahan saya potong kecil-kecil disesuaikan dengan kemampuan mengunyah putri saya” tulisnya dalan menjawab pertanyaan tentang cara pembuatan sop pada anak anak. Beliau juga menuliskan bahwa ia tidak memberikan putrinya makanan instant yang tinggal ditambah air. Bila dalam keadaan repot, biasanya ia membeli gerber. Untuk snack beliau biasa memberikan produk jadi seperti biskuit, yoghurt dan ice cream. Menu sarapan pun bisa bervariasi, kadang cornflakes atau roti berlapis butter dan keju.
Penundaan pemberian telur juga perlu dipertimbangkan pada anak yang memiliki potensi alergi. “Dari awal hingga kini, makanan putri saya selalu dicampur.
Seperti menu hari ini: bubur+wortel+kacang polong+buncis+jagung+ayam+bawang bombay. Semuanya dimasak jadi satu, tapi ada teksturnya” demikian mom ini menutup postingannya di WRM. (WRM/DaI)
http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=486&Itemid=157
Tema perawatan pada pemasangan anting baru menjadi topik yang ditanyakan oleh mom berputra tiga di milis We R Mommies ini. ” Jadi ceritanya begini moms, dua minggu yang lalu kami memasangkan anting baru pada putri kami (22 bl). Selama ini saya merawatnya hanya dengan mengoleskan baby oil. Dua minggu berjalan kupingnya baik baik saja, namun beberapa hari ini kok saya melihat kulit di sekitar antingnya menjadi merah ya. Jadi terlihat luka sepertinya. Kami jadi khawatir . Baiknya digimanakan ya, apa dicopot anting tembakannya, atau diganti anting benerannya atau dicopot saja semuanya ya?.” tulis beliau.
Tanggapan dari para mommies di milist WRM?. Kita simak yuk.
Mom yang bermukim di belanda ini memberikan pengalamannya. “Dulu juga anakku suka merah seperti itu, apalagi bila tidak menggunakan emas alias imitasi. Tidak hanya merah, tapi langsung borokan. Saat baru dipasang rasanya juga sering merah ” cerita beliau. Bila kulit nya sudah mulai memerah, beliau biasa memberikan salpe anti inflamasi, kortikosteroid. Diberikan tipis tipis hingga berhari hari, biasanya setelah dua kali oles akan sembuh. Perlu tidaknya dicopot sang anting baru, beliau menyarankan ya bila kondisi kulitnya hingga borokan. Namun bila hanya memerah, tak perlu.
Pengalaman “memerah” juga dialami mom yang memiliki dua putri ini ” Selama dua minggu sesudah ditindik, kuping anak anak saya olesi alkohol yang buat luka. Antingnya jangan dilepas, karena nanti lubangnya jadi tertutup lagi. Diperhatikan juga bila si anak menarik narik telinganya atau menggaruk. Karena kan itu luka yang mau sembuh, jadi wajar bila gatal dan agak panas rasanya. Bila nanti antingnya ditarik tarik, maka lukanya sulit untuksembuh”. Beliau juga menceritakan bahwa pada putri keduanya, ia memberikan alkohol pada kupingnya hingga lukanya kering dan kulitnya mulus. Agar tidak gatal, beliau juga pernah memberikan obat bebas untuk gatal gatal seperti hydrocortisone 1 %.
” Saya biasa memberikan putri saya minyak kelapa / minyak goreng baru bila bekas tindikan di kupingnya lecet lecet/merah. Tapi mungkin karena licin, putri saya sudah ganti anting empat kali jadinya. Lukanya sih sembuh tapi antingnya menjadi sering hilang karena antingnya berada di kuping yang licin” demikian tips yang mom ini berikan.
Pengalaman mom satu agak berbeda. Putri beliau ditindik sebelum usia tiga bulan, karenanya benar benar ditusuk menggunakan jarum suntik bukan menggunakan metode tembak yang kini sudah lazim dilakukan. Karenanya anting emasnya langsung dipakaikan di bekas tindikannya. Setelah beliau menindik putrinya, oleh sang bidan diberikan petroleum jelly. Jelly ini harus sering diberikan agar bila kulit bekas tindikannya tergeser geser anting tidak terlalu sakit.
Bila mommies sebelumnya membagi pengalaman tentang perawatan pemasangan anting pada putri putri mereka, mama mom member milist WRM ini menceritakan tentang pengalaman pribadinya. “Sampai saat ini bila bekas tindikannya merah dan gatal gatal memang inginnya sih menggaruk dan melepas anting. Namun gejala itu hanya ditemui bila saya sedang menggunakan anting imitasi atau anting emas kuning. Keluhan ini tidak dijumpai bila saya menggunakan emas putih. Sepertinya saya tidak cocoknya pada kedua jenis bahan anting tersebut. Nah bila sudah kambuh, saya selalu olesi dengak minyak tawon, allhamdulillah langsung hilang rasa gatal dan merahnya” tutup mom ini di postingannya.
Senada dengan mom di atas, mom ini pun menceritakan pengalamannya tentang tindik ulang. ” Saya pernah memakai anting imitasi terlalu lama dan lupa mencopotnya sehingga kuping menjadi merah dan gatal. Setelah dilepas, saya tidak memakai anting beberapa saat, akhirnya harus ditindik baru lagi. Perawatannya biasa saja sih. Memang sebisa mungkin bila menggunakan anting imitasi jangan terlalu lama, karena ternyata ada orang orang yang alergi dengan logam yang non emas dan perak, terlebih bila keringatan” tulis mom ini. Untuk mengatasi merah dan gatal pada penggunaan anting imitasi, beliau memberikan tips agar melepas semua perhiasan, kemudian kulit yang gatal tersebut dilap dengan air hangat, dikeringkan, kemudian diolesi dengan minyak tawon hingga gatal gatalnya sembuh. Kemudian bila gejala telah hilang, baru dikenakan anting kembali. (WRM/DAI)
Beberapa Info Outlet Factory di Wilayah Depok dan Sekitarnya Yang Dirangkum Dari Milis We R Mommies:
1. The Container Stop di Sentul (Tol Jagorawi)
2. OF yang terdapat di Jl Arteri PI (sekaligus toko tas dan cafe)
3. OF di plaza toys r us Pondok Indah
4. OF Boss (namun menurut mom lain di milis WRM, kualitas produknya tidak terlalu bagus)
5. OF di sepanjang jalan Tole Iskandar
6. Boutique di Villa Pertiwi Depok