October 19, 2005

Mitos dan Fakta Seputar Pemberian BMT

Filed under: Paperworks

http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=584&Itemid=2

Kita mendapatkan begitu banyak informasi dari berbagai sumber seputar pemberian Bahan Makanan Tambahan (BMT) kepada bayi. Banyak info yang akurat, tetapi tidak sedikit yang hanya merupakan mitos belaka. Artikel ini memberikan beberapa mitos dan fakta seputar hal tersebut.

Mitos I: Pemberian ASI saja tidak mengenyangkan anak, karenanya ia butuh asupan selain ASI.

Jawaban ini banyak ditemukan dalam studi penelitian terkait tentang sebab pemberian makanan bayi terlalu dini (Guerrero et al 1999). Ketakutan para ibu yang memberikan ASI akan kurangnya intake makanan pada si kecil, biasanya juga dipengaruhi oleh gencarnya iklan industri makanan. Rayuan reklame” bila anda merasa si kecil tidak kenyang….” ternyata sedikit banyak berperan penting dalam keputusan ibu memberikan Bahan Makanan Tambahan (BMT) terlalu cepat.

Sayangnya, studi terkait membuktikan bahwa rata rata intake ASI seorang bayi memang berada di bawah rata rata produksi potensial ASI yang seharusnya dicapai (Dewey dan Loennerdal 1986). Agar kuantitas produksi ASI dapat meningkat, pemberian ASI sesering mungkin sangat dianjurkan. Bahkan bila manajemen ASI dapat dilakukan dengan baik, bayi kembar pun dapat memperoleh kuantitas ASI yang mencukupi dalam enam bulan pertama kehidupannya (Saint et al. 1986)

Mitos II: Energi dan zat makanan pada ASI tidak mencukupi kebutuhan bayi

Ketakutan di atas seringkali ditemukan pada para ibu yang memberikan BMT terlalu dini. Hal tersebut juga “diperparah” dengan penggunaan nilai referensi US-NCHS sebagai patokan pertumbuhan dan perkembangan anak, yang umumnya digunakan di seluruh dunia (Hamill et al. 1979) . Di kurva referensi tersebut, umumnya bayi yang disusui secara eksklusif akan dinilai berat badannya berada di bawah rata rata. Kenyataan bahwa data tahun 70-an yang digunakan dalam menyusun referensi US-NCHS diperoleh pada masa di mana pemberian susu tambahan pada bayi adalah hal yang umum, biasanya tidak dijadikan pertimbangan.

Belakangan hari ditemukan dari banyak hasil studi terkait bahwa pola pertumbuhan anak yang memperoleh ASI ekslusif biasanya akan berbeda dengan anak yang diberikan susu tambahan. Karenanya saat ini WHO sedang menyusun kurva referensi baru untuk anak yang disusui eksklusif oleh ibunya (WHO 2000).

Mitos III: Kandungan zat besi di ASI yang rendah tidak mencukupi kebutuhan bayi, karenanya harus diberikan tambahan zat besi dari BMT.

Berlawanan dengan mitos yang berkembang, pemberian BMT terlalu dini bahkan menyebabkan turunnya kuantitas absorbsi besi dan mikronutrisi lainnya (Golding dan Emmet 1997). Berbeda dengan ASI yang walaupun konsentrasi zat besinya hanya 0.08/100 gr susu, namun daya absorbsinya mencapai 50%. Pada neonatal yang sehat dan lahir di interval waktu yang normal umumnya memiliki nilai hemoglobin sebesar 17 gr/100 ml. Jumlah hemoglobin ini akan makin rendah di enam bulan pertama kehidupannya tanpa menyebabkan berkurangnya nilai serum ferritin yang ada (Loennerdal dan Hernell 1994).

Mitos IV: Zat gizi yang ada di ASI jumlahnya akan makin menurun seiring dengan waktu.

Sebenarnya cukup sulit untuk membuat perbandingan nilai rata rata zat gizi yang terkandung dalam ASI dalam satu kurun waktu tertentu. Hal tersebut disebabkan karena kandungan zat gizi ASI sendiri kadang berubah ubah (Jackson et al. 1998). Penelitian Nagra di Pakistan (1989) menyimpulkan bahwa tidak ada perubahan konsentrasi dari protein, kasein, lemak dan laktosa serta beberapa zat mikro lainnya yang terdapat dalam ASI dalam masa menyusui 12 bulan.

Beberapa zat gizi dalam ASI bahkan kuantitasnya selalu konstan dan tidak dipengaruhi oleh ’status gizi’ ibu (Loennerdal 2000). Dalam kasus ekstrim seperti ibu dengan gizi buruk, baru terbukti ditemukan rendahnya konsentrasi lipid beserta beberapa vitamin B (Thiamin, Riboflavin, B6 dan B12) yang ada.

Mitos V: Kebutuhan dan pertumbuhan anaklah yang menentukan kapan waktu yang tepat diberikannya BMT

Pemberian BMT yang “terlambat” dapat ditemukan di beberapa wilayah Afrika dan Asia. Alasan yang ditemukan amat bervariasi, biasanya erat hubungannya dengan budaya setempat. “Munculnya gigi pertama” adalah salah satu alasan yang biasa dijadikan identifikasi waktu pemberian BMT.

Studi-studi di negara berkembang telah membuktikan adanya keterkaitan antara “terlambatnya pemberian BMT” dengan “munculnya kasus kurang gizi ” pada anak (Abdel Sayed et al. 1995). Namun sayangnya hingga saat ini belum dapat dijelaskan kapan waktu yang harus dipertimbangkan pada masa menyusui “eksklusif” untuk menghindari munculnya masalah gizi buruk. Faktor lain seperti BB lahir, masalah kesehatan ibu-anak, tingkat pendidikan, beban kerja, keadaan gizi ibu serta frekuensi menyusui harus pula dijadikan pertimbangan dalam studi keterkaitan hubungan antara dua variabel di atas.

Nah setelah kita mengetahui beberapa mitos dan fakta tentang waktu pemberian Bahan Makanan Tambahan yang terlalu cepat dan agak terlambat, kini kita dapat mempertimbangkan saat yang tepat mengenalkan BMT pada si kecil. Selamat memutuskan ya! (@DaI)

Referensi: Dari berbagai macam sumber.

Seputar Payudara: Persiapan Menyusui, Pijat dan Peras ASI

Filed under: Summary: Health

http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=588

Benar tidak sih bila menjelang melahirkan, payudara akan membengkak?

Biasanya payudara memang akan membengkak menjelang melahirkan. Tapi bisa jadi setiap kehamilan berbeda.

Perawatan payudara apa yang harus dilakukan saat menjelang melahirkan?

Setiap bangun pagi, hendaknya payudara dipijat kemudian puting dibersihkan dengan handuk yang sudah dibasahi air hangat. Sebaiknya membersihkan puting tidak menunggu setelah melahirkan, agar salurannya sudah bersih dan siap ketika bayi lahir.

Hal tersebut penting dilakukan karena kadang pembengkakan payudara dapat membuat puting tertanam dan harus ditarik setelah melahirkan. Mengurut sejak awal membantu dan tidak membuat payudara sakit. Biasanya ASI sudah mulai terbentuk dari kehamilan memasuki usia 7 bulan, namun dapat saja berbeda untuk masing masing orang.

Adakah makanan makanan tertentu yang baiknya dimakan untuk persiapan menyusui?

Konsumsi makanan yang kaya akan protein seperti tahu, tempe, susu kedelai, dan aneka kacang-kacangan lainnya. Dari pengalaman beberapa moms, makanan yang terbuat dari kacang kedelai tidak saja bagus untuk ASI namun juga akan membuat kulit bayi bersih saat dilahirkan, mungkin karena adanya kandungan vitamin E di produk alami tersebut.

Mengapa ya kadangkala setiap habis memeras ASI mata berkunang-kunang, lemas dan pandangan jadi kabur?

Mungkin karena aktivitas menunduk selama memeras ASI sehingga supply darah ke otak menjadi kurang lancar. Bila dengan pengurangan aktivitas menunduk keluhan tetap ada, maka hal ini baiknya diwaspadai lebih lanjut mengingat ibu menyusui biasanya termasuk salah satu kelompok beresiko tinggi terkena nutritional anemia.

Pemeriksaan darah pada masa menyusui adalah hal yang bijak dilakukan, minimal supaya mengetahui kandungan zat gizi dalam darah masih dalam ambang batas normal atau tidak.

Bagaimana sih cara pijat payudara yang biasa moms lakukan?

1. satu tangan menyangga payudara bagian bawah, kemudian tangan yang lain memijat berputar dari bawah,ke arah dalam payudara hingga ke bagian bawah lagi.

2. satu tangan menyangga bagian bawah,tangan yang lain membuat gerakan spiral dari arah puting ke arah luar. Dilakukan ke semua arah luar payudara.

3. satu tangan menyangga bagian bawah,tangan yang lain membuat gerakan menekan payudara dari luar ke arah puting dengan memakai samping tangan bagian dalam (lurus kelingking).Lakukan dari segala arah.

4. seperti gerakan no.3 tapi menekan dengan memakai kepalan tangan.

Lakukan sebisa mungkin tiap kali mandi selama 30 gerakan agar menghindari terjadinya pembengkakan. Agar terasa licin, gunakan baby ol, sabun atau minyak minyakan saat memijat. Setelah pemijatan selesai, kompres payudara dengan air hangat dan air dingin secara bergantian.

Kalau cara memeras ASI yang efektif seperti apa ya?

Pijit daerah areolla saja, jangan seluruh bagian payudara. Seperti halnya bayi saat menyusu pada ibunya,ia hanya menyedot di bagian puting dan areolla aja. Dikatakan bila kita memeras seluruh bagian payudara maka akan mengubah bentuk dan kurang optimal. ASI yang dihasilkan dapat banyak seperti air mancur, maka sebaiknya ditampung di tempat yang lebar dan dalam posisi duduk santai .

Bisa lebih dijelaskan?

Jadi pertama, kita duduk dengan santai, kemudian buka seluruh BH. Alasi paha dengan handuk bersih, letakkan wadah penampung di atas paha kita. Atau bila sudah lancar sekali, dapat kita pegang dan dekatkan di bawah payudara yang sedang diperas. Bila payudara terasa penuh dan agak keras, maka pertama payudara harus agak di massage perlahan tanpa diurut Dapat juga dengan dikompres dengan air hangat terlebih dahulu.

Baru kemudian kita mulai pijit-pijit daerah areolla ke arah luar. Cukup dengan gerakan itu saja, karena biasanya ASI akan mengalir dengan deras.

Bila payudara terasa bengkak sekali dan terasa sakit, apa gerakannya cukup di areolla saja?

Sebaiknya sih demikian. Namun bila tidak tahan, maka dapat sedikit diperas dan ditekan dengan cukup keras di bagian yang keras. Hal ini dilakukan hingga bagian tersebut terasa cukup lembek sehingga terasa berkurang sakitnya. Kemudian kompres dengan air hangat.(DaI/WRM)

Anak Belajar Berjalan

Filed under: Summary: Children

http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=589

Alat apa yang dapat digunakan anak untuk belajar berjalan?

Beberapa alternatif alat yang dapat digunakan adalah:

- baby walker (lepas dari pro dan kontra yang ada)
- kursi plastik besar yang digunakan sebagai pegangan untuk ‘mendorong-dorong’
- ‘titah’ ujung jari
- activity walker dimana sekaligus ada pegangan, mainan dan musik.
- activitiy table
- seluruh barang-barang yang ada di rumah dan bersifat menetap (meja, bangku dll)

Benar tidak sih baby walker tidak baik digunakan?

Memang ada beberapa pendapat yang mengatakan demikian. Pihak yang kontra terhadap penggunaan baby walker biasanya
mengatakan bahwa hal tersebut tidak baik bagi ‘hips’ bayi. Selain itu pemakaian baby walker juga dapat membuat si kecil
malas berusaha untuk berjalan sendiri.

Faktor keamanan apa saja yang harus diperhatikan saat anak sedang belajar berjalan?

Yang terpenting adalah penciptaan rumah yang aman bagi seorang anak yang sedang belajar berjalan. Aman di sini berarti barang barang yang kiranya membahayakan si kecil (misal taplak, barang barang pecah belah dll) hendaknya disingkirkan dari area belajar berjalan.

Pengawasan ‘melekat’ juga perlu dilakukan tanpa membuat sang anak takut dan kaget. Jadi bila si kecil jatuh, sebisa mungkin orang tua jangan ikut ikutan kaget, namun biarkan sang anak berusaha untuk bangkit sendiri.

Lalu, agar anak dapat ‘cepat’ berdiri, apa ya trik trik yang dapat digunakan?

Taruh di boks yang aman dan biarkan si kecil mengeksplorasi sekelilingnya. Biasanya seorang anak yang serba ingin tahu akan
tertarik untuk mengetahui dunia yang terjadi di luar boksnya. Di awali dengan mencoba berdiri di pinggir boks, kemudian bila
sudah mantap pijakannya biasanya akan dilanjutkan dengan acara eksplorasi ‘merambat’.

Memberikan reaksi positif atas usaha yang dilakukan si kecil juga amat penting dilakukan agar ia makin termotivasi. Terpenting: jangan paksa si kecil untuk melakukan semua hal di atas bila ia masih belum berminat melakukannya!. (DaI/WRM).

Bau Mulut Anak: Gejala Infeksi Tenggorokan?

Filed under: Summary: Health
http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=581&Itemid=157

Keluhan bau mulut yang tidak seperti biasa, tubuh agak panas, rewel, amandel terlihat besar walau tidak merah serta adanya bintik bintik putih di pangkal lidah adalah beberapa gejala yang dimiliki oleh putra mom salah satu member milist We R Mommmies ini.

Setelah beliau mencari info di internet, semua keluhan sang anak merujuk ke adanya infeksi tenggorokan, benarkah demikian?. Berikut tanggapan dan pendapat para moms yang sempat di rangkum berkaitan dengan tema diskusi tersebut.

- Biasanya anak yang terkena flu tanpa muncul panas atau demam akan menunjukkan gejala bau mulut yang tidak seperti biasa. Biasanya ‘bau mulut’ ini akan hilang dengan sendirinya seiring dengan berkurangnya keluhan flu

- Munculnya bau mulut umumnya timbul karena ‘panas dalam’. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan adalah dengan mengkonsumsi minuman (paling baik air putih) sebanyak mungkin. Bila dengan tindakan terapi pemberian intake cairan tidak berefek baru diwaspadai karena mungkin saja terjadi masalah di usus atau sistem pencernaannya.

- Keluhan ‘bau mulut’ disertai demam adalah tanda terjadinya infeksi tenggorokan atau ‘panas dalam’. Bau mulut yang timbul tanpa panas/demam biasanya berasal dari ‘kerak’ putih yang ada di lindah. Menurut informasi dari salah satu dokter, dikatakan bahwa ‘kerak putih’ tersebut biasa muncul pada anak yang mengkonsumsi susu formula.

Dengan rutin membersihkan ‘kerak’ tersebut, selain dapat mencegah munculnya bau mulut juga sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya jamur dan sariawan. Solusinya: berikan intake minuman sebanyak mungkin (terutama setelah selesai minum susu), cepat membersihkan ‘kerak putih’ dengan kain lembut yang dibasahi air matang.

- Penggunaan obat tetes Mycostatin dapat membantu keluhan radang tenggorokan dan sariawan. Teteskan sesuai dengan pentunjuk pemakaian di bagian dalam pipi kanan dan kiri serta jangan berikanmakanan/minuman dahulu selama +/- 30 menit.(DaI/WRM)

Persalinan Normal Setelah Caesarian: Mungkinkah?

Filed under: Summary: Health

http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=582&Itemid=157

Mungkinkah melahirkan normal setelah caesarian?

Mungkin saja, bila operasi sesar pada kehamilan pertama penyebabnya bukan suatu yang mutlak.

Penyebab mutlak seperti apa yang menyebabkan operasi sesar adalah satu keharusan? dan penyebab kondisional apa yang juga dapat dijadikan pertimbangan operasi?

Hal absolut yang menyebabkan operasi sesar antara lain; pintu panggul sempit absolut dibanding besar bayi, sehingga bayi tidak akan pernah bisa melalui jalan lahir normal. Beberapa penyakit ibu yang menetap dan berat seperti jantung dan asma juga beberapa hal absolut untuk dijalankannya operasi.

Penyebab yang bersifat kondisional diantaranya kondisi bayi dan ibunya. Dari bayi dapat berupa kelainan bawaan, fetal distress (gawat janin), lilitan tali placenta. Dari ibu, biasanya karena ada suatu penyakit tertentu mulai penyakit infeksi, tumor (mioma),preekalmsi /eklamsi.

Wanita yang pernah mengalami operasi sesar, dapatkah menggunakan induksi pada proses kelahiran berikutnya?

Untuk wanita hamil dengan riwayat sesar di operasi sebelumnya tidak bisa di lakukan induksi persalinan, karena khawatir ruptur/robek pada jaringan rahim.

Wanita yang pernah memiliki riwayat sesar pada persalinan pertama dapat melahirkan normal pada persalinan berikutnya dengan catatan tanpa menggunakan proses induksi, benarkah demikian?

Ya benar. Tindakan upaya persalinan normal tersebut biasa persalinan percobaan, dengan catatan apabila ibu-janin dalam kondisi sehat baik. Disebut percobaan karena bila rasa mulas dan tekanan kontraksi kurang memadai maka tidak bisa dilakukan induksi, jadi hanya sekedar percobaan saja. Bila tidak juga berhasil maka baru dilakukan kembali operasi sesar.

Yang jadi masalah adalah biasanya dokter kandungan agak malas bila harus melakukan proses ini, seolah harus bekerja dua kali terlebih bila ‘dikejar setoran’ (baca: banyak pasien maksudnya). Jarang dokter yang mau melakukan persalinan percobaan. Jadi bila memang ingin melakukan persalinan normal di kehamilan berikutnya, coba diskusikan dan konsultasikan dengan dokter yang bersangkutan dengan menyiapkan referensi dulu agar memiliki argumen.

Air ketuban yang tinggal sedikit dapatkah dijadikan pertimbangan untuk tindakan operasi?

Menurut informasi salah satu dokter, air ketuban yang tinggal sedikit (+/- 10%) akan berisiko pada bayi di persalinan normal. Dalam kondisi ini, tindakan operasi adalah hal yang bijaksana.

Adakah rentang waktu ideal tertentu antar persalinan sesar dengan keinginan persalinan normal berikutnya?

Bila setelah masa satu tahun setelah operasi hamil kembali, biasanya persalinan normal dapat dijadikan pertimbangan. Namun bila kurang dari satu tahun, persalinan normal akan berisiko pada kesehatan ibu dan bayi. (DaI/WRM)

October 5, 2005

Cara Efektif Tumbuhkan Kebiasaan Membaca Pada Anak

Filed under: Summary: Children

http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=576

Bagaimana cara efektif menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku? Sejak kapan kita sebagai orang tua mengetahui minat
membaca yang si kecil miliki? serta bagaimana cara membuat sang anak berkonsentrasi terhadap apa yang sedang ia baca?.

Berikut ini adalah rangkuman beberapa pendapat, tips dan masukan dari para moms di milist We R Mommies menanggapi diskusi dengan tema ini. Selamat menyimak.

- Ketahui terlebih dahulu style belajar si kecil dan cara anak memahami sesuatu. Ada beberapa anak yang style belajarnya
melalui membaca, observasi ataupun dari mendengar. Untuk pertimbangan, klik http://click.babycenter.com , kemudian jawab pertanyaan seputar kegiatan anak-anak. Hal tersebut dapat dijadikan pertimbangan untuk memberikan stimulasi yang tepat pada anak.

- Jangan “paksa” anak untuk menyukai membaca bila ia belum berminat dengan buku bacaan.

- Perkenalkan secara bertahap kegemaran membaca. Untuk awal gunakan buku yang ringan seperti buku puzzle (contoh dari Disney). Sambil bermain puzzle, ceritakan sekaligus kegiatan yang tokoh tokoh tersebut lakukan. Libatkan pula anak pada kegiatan buku tutup di buku bergambar. Buku stiker adalah alternatif lain yang menarik. Melalui jenis buku ini, anak diajak untuk mengamati-mengenal sekaligus mencari pemecahan masalah. Misal: dengan buku stiker mimik muka, anak diajak mengenal ekspresi muka yang berbeda beda; dengan buku stiker salah satu bagian tubuh hilang, maka anak belajar anggota anggota tubuh.

- Gunakan media apa saja untuk menarik minat baca anak, misal poster bergambar yang ditempel di dinding kamar.

- Tidak ada istilah terlalu cepat dan terlambat untuk menumbuhkan kondisi cinta buku, mulai saja sejak hari ini!

- Biasakan mengenalkan dengan tradisi membaca sebelum tidur sejak anak anak masih kecil. Untuk awalnya mungkin durasi 5-10 menit sudah cukup, baru nantinya ditingkatkan intensitas kuantitas menitnya.

- Jangan takut untuk bersikap konyol saat membacakan cerita. Membaca dengan 3-4 suara yang berbeda, turun naiknya intonasi suara, serta act-out cerita yang ada di dalam buku akan membuat si kecil tak merasa bosan.

- Kenalkan buku sedini mungkin pada si kecil. Biarkan ia mengeksplorasi buku pertamanya entah disobej, digigit dll. Biasanya
nanti saat anak berusia satu tahun, ia telah mengetahui bagaimana cara membuka buku dan mengerti bahwa buku tidak untuk digigit dan disobek. Yang terpenting: interest pada buku akan mudah dibangun bila dibiasakan dari kecil “bersentuhan” dengan buku.

- Kunjungi web site www.familyreading.org untuk mendapatkan tips tips yang bermanfaat.

- Jadikan membaca sebagai acara keluarga. Waktu kebersamaan di ruang keluarga dapat digunakan untuk acara membaca, misal ayah membaca tugas kantornya, kakak membaca buku yang ia suka dan si kecil yang belum bisa baca diajak oleh mom untuk menelusuri halaman halaman buku yang ia minati.

- Stop aktivitas membaca bila anak sudah tidak tertarik. Jangan sampai anak membaca dalam keadaan tidak konsentrasi ataupun tidak berminat mendengarkan. Aktifitas membaca haruslah menyenangkan agar efek positif dari kegiatan ini dapat terlihat.

- Buat permainan yang merangsang minat baca anak. Misal setiap akhir minggu membuat tema tertentu dan kemudian dicari
buku buku yang berhubungan dengan tema tersebut. Sebagai contoh di akhir minggu ditetapkan tema bugs hunt, maka kita cari
bacaan yang berkaitan dengan bug’s hunt, menonton Bug’s Life. Kemudian main diluar melihat bug’s, membuat snack kupu kupu
atau roti tawar dipotong seperti kupu kupu. Dengan “membaca” isi buku ke dunia nyata maka akan menjadi petualangan menarik buat anak, di mana anak dapat belajar science, matematika, dan sekaligus membaca.

- Buat permainan membaca di sepanjang perjalanan, misal dengan adu membaca aturan lalu lintas, petunjuk jalan, iklan dll.

- Bawa buku saat bepergian selain mainan kesayangannya agar anak terbiasa selalu berinteraksi dengan buku pada saat saat yang ia inginkan.

- Berikan contoh yang baik dari orang tua tentang kebiasaan positif membaca. Bila teladan telah ada namun anak belum tertarik
untuk membaca, mungkin minatnya saja yang belum muncul. Namun jangan putus asa untuk selalu memberikan contoh kebiasaan berinteraksi dengan buku. Teladan membaca ini bahkan tak ada salahnya dibiasakan sebelum si kecil lahir, agar tak terlalu sulit bagi mom membentuk kebiasaan ini. Tunjukkan aktifitas membaca sesering mungkin pada mereka.

-Kondisikan rumah agar ramah terhadap kebiasaan membaca. Dengan pengkondisian, anak akan terbiasa berada di lingkungan buku dan pencintanya serta keingintahuannya terhadap dunia membaca akan semakin besar. (DaI/WRM)

Definisi Sukses ala WR Mommies

http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=577

- Success for me is how many people become better off financially, emotionally and spiritually, because of me. Alasan: karena dalam agama yang mom ini anut, sukses tidaknya seseorang di dunia adalah saat dia meninggal ada 3 hal yang ditinggalkannya yaitu anak yang doanya didengar Tuhan, ilmu yang berguna bagi orang banyak dan harta kekayaan yang berguna bagi orang banyak dan dakwah agama .

- Sukses bagi saya adalah saat saya bisa menaklukkan diri sendiri. Alasan: kontrol diri merupakan awal perjalanan seseorang menghadapi, baik kebahagiaan maupun kesulitan hidup. Sifat sifat manusiawi, misalnya egoisme, pemegahan diri dan godaan seringkali menjadi bumerang. Menaklukkan dan mengontrol diri baik lahiriah maupun batiniah memerlukan perjuangan berat.

- Sukses bagi saya adalah bila saya dapat membesarkan anak menjadi orang yang berguna, sayang Tuhan, keluarga dan sesamanya; dapat membalas budi orang tua dalam arti se luas-luasnya; serta mampu memandang segala sesuatu dari segi positif. Alasan : Mencoba menyumbangkan sesuatu yang berguna untuk generasi penerus dan berusaha menghargai jasa generasi terdahulu. Selain itu, memandang / menerima sesuatu dengan positif masih merupakan sesuatu yang sulit bagi
saya.

- Sukses bagi saya adalah menjadi lebih baik dari kemarin. Alasannya: tiap hari kita melakukan sedikit perbaikan. Awalnya untuk diri sendiri, kemudian keluarga, selanjutnya orang-orang terdsendiri (rumah).

- Sukses bagi saya adalah bila saya dapat mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan pada kita. Alasan: Kebahagiaan tidak akan tercapai bila seseorang kurang bisa bersyukur dengan apa yg sudah didapatkannya. Hal ini namun tidak mengartikan ditoleransinya ” pesimis” untuk untuk semua usaha yang telah dilakukan. Berusaha dan berdoa itu penting dan harus dilakukan. Namun bila kita ingin mendapatkan sesuatu, sudah sewajarnya wajib bersyukur pada Sang Pemberi,walau memang kadang sulit dilakukan.

- Sukses bagi saya adalah mengantarkan suami ke gerbang kesuksesan.Alasan : Dengan peran dan doa seorang istri, kesuksesan suami menjadi lebih bermakna dan otomatis segala kebutuhan anak-anak dapat lebih terjamin.

- Sukses bagi saya adalah jika saya bahagia. Jika saya merasa puas dgn hal-hal yang saya hadapi, puas pada hal-hal yang saya lakukan meskipun mungkin buat orang lain itu hal biasa dan sederhana. Berada di lingkungan yang menyenangkan. Merasa dicintai,disayangi, dimengerti tanpa harus menjadi orang lain, dan sebaliknya, mencintai, menyayangi, dan mengerti orang lain tanpa harus membuat orang merubah kepribadiannya depan saya. Alasannya: Bila saya bahagia maka mungkin saya sukses, ataupun sebaliknya.

- Sukses bagi saya adalah ketika saya mampu mengatasi setiap masalah. Alasan: Sukses identik dengan kemenangan, jika saya kalah maka saya merasa menjadi orang yang gagal, namun jika saya tetap tegar bahkan tetap tersenyum ketika menghadapi masalah maka saya merasa menjadi orang yang sukses.

- Sukses bagi saya adalah jika saya mengerjakan/melakukan sesuatu yang saya suka dan dibayar untuk hal tersebut. Alasan: Mengerjakan dan melakukan sesuatu contohnya : saya suka dekat dan berada tidak jauh dari anak anak, suka sekali mengurusi mereka, memberi semangat mereka , mendengarkan keluh kesah- senang sedihnya mereka, atau pun memberikan perintah- aturan pada mereka hingga menegur / memarahinya. Saya menikmati sekali bila berada di dalam situasi demikian :mendampingi mereka meraih “kemenangan” atau “kekalahan” nya, terlebih bila saya mengetahui bahwa hal itu adalah usaha mereka dan dorongan dari kita. Saya suka sekali mengurus rumah dengan segala isinya, suka sekali berunding dengan asisten rumah tangga untuk membicarakan menu makan esok hari. Dan lebih suka lagi karena aku dibayar tiap bulan oleh suami untuk semua itu. Sukses saya ada di rumah.

- Sukses bagi saya adalah saat saya dapat melakukan apa yang diminati menurut hati nurani terdalam dan melakukannya dengan sukacita serta mengalahkan diri sendiri. Alasannya: sampai sekarang saya masih belum banyak bisa melakukan apa yang menjadi keinginan hati, baru sebagian kecil dan itu saja sudah membuat diri bahagia sekali. Mengalahkan diri sendiri adalah perjuangan yang berat, saya masih terus berusaha keras supaya bisa menaklukak kan diri sendiri.

- Sukses bagi saya merasa selalu sukses disetiap hari-hari yang dilalui. Alasan: Karena hari hari yang dihadapi selalu dianggap sebagai tantangan & perjuangan, baik itu kecil atau besar. Bahagia sekali akan dirasa bila saya mampu melewati setiap hari hari dengan baik, walaupun tentu tidak seluruhnya di setiap hari. (DaI/WRM)

Seputar Feminine Wash

Filed under: Uncategorized

http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=566&Itemid=163

Mommies kenal istilah “feminine wash”? Nah bila belum, silakan telusuri rangkuman hasil diskusi tentang tema ini di milist We R Mommies.

Apa yang dimaksud “feminine wash”?

Feminine wash adalah beberapa alat/produk yang digunakan untuk menjaga kebersihan alat intim wanita.

Seberapa penting penggunaan produk feminine wash tersebut? Adakah manfaatnya?

- Tidak begitu perlu digunakan karena daerah vagina sudah diciptakan sedemikian rupa berserat dimana flora flora dan bakteri bakteri baik berada di sana dengan jumlah yang seimbang. Terlalu sering menggunakan feminin wash atau rebusan daun sirih, justru akan mematikan bakteri dan flora baik di daerah vagina. Dampak lain yang dapat ditimbulkan adalah munculnya penyakit jamur seperti vaginistis, keputihan,dll. Namun bila daerah intim sudah mengalami keputihan atau terkena jamur, memang diperlukan tindakan extra seperti direndam dengan betadine, memperbanyak makan yoghurt ataupun lebih sering mengganti celana dalam.

- Penting sekali karena dapat menjamin kebersihan bagian intim wanita dan sekaligus mengurangi keputihan.

Frekuensi pemakaian yang aman berapa kalikah?

- Mengingat produk feminine wash bukan hanya membunuh kuman jahat tapi juga membunuh kuman baik, maka seringkali terjadi infeksi. Karenanya gunakan produk ini seminimal mungkin.

-Salah satu mom di WRM menyarankan agar daerah intim dibersihkan dengan produk pembersih sebanyak tiga kali sehari: saat mandi (dua kali) dan sebelum tidur.

Adakah efek samping dari produk tersebut?

Pada beberapa orang tidak muncul efek samping yang tidak menyenangkan. Namun ada pula yang mengeluhkan adanya gatal, keputihan yang banyak dan rasa perih disekitar saluran kencing.

Lebih baik produk tradisional seperti rebusan daun sirih atau buatan pabrik?

Untuk keamanan, lebih baik pilih produk alami karena tidak mengandung bahan kima. Kerugiannya: tidak praktis. Bila ingin menggunakan produk pabrik, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan pihak dokter ataupun orang yang berkecimpung di bidang farmasi.

Karakteristik produk feminine wash manakah yang dianggap baik?

Yang tidak memberikan efek samping merugikan pada tubuh. (DaI/WRM)