http://wrm-indonesia.org/index.php?option=content&task=view&id=312&Itemid=163
Menurut mom yang satu ini, bayam memang jangan sampai dipanaskan kembali setelah di masak atau bahkan disimpan lama. Bila bayam diperlakukan seperti hal di atas, maka dikhawatirkan zat besi yang ada pada bayam tersebut akan terurai mengingat zat besi yang dimiliki oleh sayuran ini memang mudah terurai. Proses terbentuknya racun dari besi ini pun beliau sedikit uraikan. Bayam yang mengandung zat besi berupa Fe2+ (Ferro) bila berkontak terlalu lama dengan O2 (Oksigen dari udara), maka akan teroksidasi menjadi Fe3+ (Ferri). Walau keduanyaa dalah zat besi,
namun yang bermanfaat buat tubuh adalah Ferro. Bila zat besinya sudah berubah jadi Ferri, maka akan timbul sifat toksid (racun) pada bayam. Demikian halnya bila bayam dipanaskan secara berulang, maka akan berlaku proses kimia yang sama, yaitu oksidasi Ferro menjadi Ferri.
Tanpa melihat sayur bayam secara khusus, beliau juga mengingatkan bahwa dari segi kesehatan seluruh sayuran yang mendapat perlakuan salah dalam pengolahannya (misalnya dengan dihangatkan setelah di masak)maka kandungan vitaminnya dapat hilang. Karenanya yang terbaik adalah merebus sayuran untuk sekali makan mengingat
selain seratnya masih baik, vitaminnya pun masih utuh. Demikian halnya dalam mengolah bayam, cara memasak bayam untuk satu kali porsi makan adalah tepat.
Berkaitan dengan racun yang terkandung dalam bayam, mom lain di milist We R Mommies ini menambahkan bahwa bayam itu termasuk tanaman yang kandungan nitratnya tinggi. “Biasanya bayam yang bio kandungan nitratnya lebih rendah” papar beliau. Karena tingginya kandungan nitrat yang dimiliki maka jenis sayuran ini harus segera dikonsumsi dan tidak dipanaskan kembali. Perlakukan pemanasan akan dapat mengakibatkan proses berubahnya nitrat yang ada menjadi nitrit. Nitrit inilah yang beracun karena dapat menganggu transportasi udara di darah terganggu. Tingkat gangguan yang ditimbulkannya pun dapat beraneka ragam. Beliau pun menambahkan bahwa di negara tempat ia bermukim amat
dimasyarakatkan informasi tentang bahaya nitrit pada anak kecil dan bayi. Selain racun nitrit, nitrit dan amine juga dapat
membentuk senyana nitroamine yang karsinogenik. (WRM/DAI)